selamat datang

TERIMAKASIH UDAH BERKUNJUNG

Minggu, 22 Januari 2012

Disudut malam q coba mengunci bayangmu,,
agar slalu dalam pandanganq,,
fahamilah kisah tentang hatiku,,
agar q tenang bersama bayangmu,,
jauh sudah,,
q mengarungi jiwamu,,
hingga mimpi-mimpi pun terukir banyak tentangmu,,
nyatakn lah sayang,,
wujutkan kisah ini,,
jangan pernah rapuh dan ragu tentang cinta,,
yang slalu ada dalam hatimu,,
yakinkan jiwamu atas cinta q,,
agar kau tenang,,
bersama cinta yang kita miliki,,,

syukurku

Alhamdulillah wa syukurillah,,
sujudku,,
syukurku,,
adalah pengabdian terbesar dari sanubari terdalam untuk MU,
Hingga saat ini q masih berdiri tegar d jalanMU,
q ingin hariq lebih lama mengarungi indahnya duniaMU,
menggali lebih bayak lagi ridhoMU,
menimbun lebih besar lagi amal ibadah q,
Tetapkan lah iman dalam diriq,
Berikanlah petunjuk dalam setiap langkahq serta kemudahan dalam duniaMU,
ya rabb izinkanlah setiap permohonanq melaju tinggi hingga menenbus langit & terhampar d plukanMU,
AMIIN,,,

ya rabb

wahai penguasa jagad,
pemilik alam raya,
diatas kbesaran & ke agunganMU enkau ciptakn ksempurnaan bg ummat mu,
alam yg kaya ini engkau ciptakn utk kami,
diantara kbahagiaan antara kami engkau berikn kepedihn diantara hati kami,
engkau dtgkan bencana & balamu,
yg menimpa sbahian saudara2 kami,,
maka lapangkanlh setiap sudut kesempitan d antara kami,
berikanlh kekuatn bagi saudara kami yg tertimpa musibahmu,
akhirilah luka kami dengan kebahagian & rahmat serta anugrahmu,
gantilah setiap kepedihan menjadi keceriaan d wajah para saudara2 kami,
karna hanya padamu ya RABB tempat kami berserah,
hanya kepadamulah tempat kami memohon,,
ya RABB,,,ya Rabb,,,ya RABB,,,
kabulkanlah setiap doa kebaikan d antara ummatMU,,,

serpihan hati

Aq masih berhari-hari disini
Bersama puing-puing rindu tak bertuan
Masih dalam penantian tuk kisah baru
Melalui serpihan-serpihan hamparan hati
Yg tlah berserakan bersama pemergianmu
Namun aq akan tetap berjalan
Menelusuri jauhnya perjalanan ini
Tuk sekedar mencari jiwa & kisah baru
Yg mampu tuk bentangkan sayap-sayap kecil q
Hingga q mampu tuk terbang bersama
Menelusuri masa depan yg penuh cinta

maafku

Maafkan jika kata melukai disaat rindu masih membara di hati,
Aq hanyalah sebuah dendang tak pasti berirama,
Mengalun dalam perjalanan tertatih walau langkah tertusuk duri,
Namun ku coba tuk beri senyum walau sedikit pudar,
Namun ia tetap memerah bagai senja berhias pelangi,
Sungguh semua bagai dalam mimpi yg berbuah harap walau tak pasti,
Namun bagai mentari di esok hari walau pergi pasti kan kembali,,,

bayang tak bermaya

Maafkan jika aq terhimpit masa & waktu
Yg slalu menyita masa buat mu
Q hanya bayang-bayang tak bermaya
Yg terbiasa kelam dalam gulita rasa
Berdiri tegak di atas khayalan duniaku
Senantiasa dalam senyum kecil diwajahmu
Perihku,penatku bagai himpitan memenjarakanku
Sendiri dalam bayang rindu tampa lirih
Merenungkan aq dalam cahaya senja
Hilangkanlah rasa gundah & lelahmu
Tuk sedikit senyum merona di wajahmu,

memujaMU

Aq bukanlah penghuni syurga yg pantas tuk miliki hatimu,
ªķΰ hanya manusia biasa yg berlumur dosa,
Berharap ampunan di sepanjang hidupku,
Yg setiap saat memohon &» bersujud dihadapNYA,
MemujaNYA pun tak pernah luput dr stiap detak jantungku &» sepanjang aliran darahku,
Yªª» rabbana,,,,robbana,,,robbanaaa,,,,

pas kaca

Mencari arti hidup ini,
Selama detak waktu masih ada,
Menjalani penuh kisah,
Meski terkadang memilukan,
Namun ku tau semua hanya cobaan semata,
Kan kubiarkan sang waktu menuntunku,
Tuk sebuah kenyataan mimpi malamku,
Hingga lelahpun menggilas,
Kan ku persembahkan sekuntum mawar berwarna merah,
Tuk menghiasi pas kacamu,,

sendiri dalam perih

Disaat jiwaku terhempas,
Aq tlah sendiri dalam perih ini,
Membayangkan kisah antara kita,
Memang sangat berbeda,
Reduppun kian menyiksa,
Menyepikan aq dalam kesunyian,
Hanya bayangan mu yg Äϑä,
Hadir &» mengingatkan tentang jiwa,
Tak satu katapun dapat qu ucap,
Disaat engkau kan tinggalkanku,
Namun memang semua salahku,
Melukai jiwa2 yg menyangku,

tidurlah

Tidurlah,,
Agar malam membuaikanmu mimpi indah,
Menrbangkanmu menggapai bintang-bintang,
Menggodamu dengan sinar bulan sabit,
Agar senyum menghias wajahmu,
Berharap sang azan menderu mengisartkan,
Agar sujud meminta ampun kepada tuhanmu,
Menanamkan pada jiwamu bahwa takkan pergi jauh dari rindu jiwamu,

malam sepi

Aq terbaring di tengah malam yg sepi,
Ɣªήğ Äϑä hanya cahaya sang rembulan yg mulai memudar,
Terhalang oleh awan2 tipis,
Namun sosok &» senyum itu tetap hadir walau berteman cahaya,
Semakin larut semakin dingin,
Kurasakan menusuk di nadi,
Namun qu tetap menanti walau sipatmu Ɣªήğ malu mengikat mu dalam cengkraman diammu,

sebelum lena

Bagai hujan yg turun malam ini,
ªķΰ ingin senyum kecil diwajahmu kan menyejukkan jiwaku,
Sesaat sebelum malam melenakanku dalam kesunyian tak berbayang,
Aku ingin menyapamu meski lewat bait2 lusuhku,
Agar Äϑä damaii dalam pesona jiwa,
Hingga nanti esok menyapa ªķΰ ingin engkau tetap dalam lingkaran khayalku,
Tuk sekedar warnai hariku,
&» lukis skema rindu2 tak bertuan ku,

pintamu

Aq berjalan diantara duri-duri kecil yang tajam,
Saat engkau coba tuk hilang dariku,
Meronta jiwa membakar lara,
Aq bagai terbuang bagai tiada guna,
Gaung malam pun seakan menakutkan jiwa,
Di saat cinta tlah tiada,
Bermandi airmata berlumur derita,
Saat engkau meminta tuk kembali,
Namun semua tlah usai,
Tak mungkin dapat ku ulang lagi,
>>Lirih seorang sahabat<<

rindu hampa

Rindu,,,
Mengapa kau menghampakan aq,
Sedang jiwa masih membara,
ªķΰ sadari ku hanya punya cinta,
Andai semua rasaku cukup tuk taklukkanmu,
Mungkin dunia kan senantiasa dmai,
Bagai pelangi indah menampakkan warnanya di senja itu,
Ku kan senantiasa datang tuk menyapamu.
Walau sedetik dalam hidupmu namun seribu tahun dalam rasaku,

pahami

Dalam sebuah cinta mengalir rasa yg berbahasa indah,
Didalam bahasa indah menghadirkan sebuah rindu,
Dalam rindu tersimpan sebuah gejolak jiwa,
Dalam gejolak jiwa melahirkan sebuah cinta,
Didalam cinta ada beban rasa yg merobah diri,
Yg terkadang membuatmu senyum,nangis,bahagia juga sedih,
Segalanya adalah sebuah kewajaran yg patut disyukuri,
Pahamilah andai semua tidak terjadi padamu!

himpitan rindu

Haruskah ku terhimpit dalam ruang waktu,
Jeratku dalam belenggu angan dijiwa,
Hempaskan mimpi dalam malam syahdu,
Biarkan banyang slalu menghampiri aq,
Resahkan jiwa kala kau menjauh,
Sisakan kejenuhan bila tampa senyummu,
Biarkan kecup ku layangkan bersama rindu,
Pecahkan kegelisahan rindumu,

kenang malam

Sesaat malam datang hanyutkan dalam buaian sunyi,
Mengenangkan masa yg tlah usai,
Namun hanya menyisakan pilu diantara puing-puing rindu,
Lambungkan pandangan pada bintang diangkasa,
Hapuskan kegelisahan bersama sapuan angin malam,
Tersenyum kecil diam dalam kesendirian bila ingat sipumu,
Salam rindu dari palung tersunyiku ,,,