selamat datang

TERIMAKASIH UDAH BERKUNJUNG

Selasa, 11 September 2012

Aku dalam sebuah kerinduan
Yang senantiasa dirundung malam
Memintal khayal bersama angan
Memastikan rindu masih bersamamu
Walau hanya lewat kata
Namun bagiku itulah pelipur lara
Sebagian dari jiwa ada bersamamu
Menemani mendekapmu
Akulah punggawa jiwa
Yang senantiasa memuja cinta
Walau jauh dari sisi namun dekat dihati

Rabu, 29 Agustus 2012

Aq,Qa♏u dan imajinasiku
Terkadang hadir bagai mengusik
Mengingatkanku akan sapamu
Merindukanku saat jauh
Dalam dilema engkau slalu Äϑä
Bagai gaungan dalam hati tuk menyapamu
Menenangkanku dengan suaramu
Lepaskan beban, ukir senyuman
Walau sekedar dalam kebetulan
Namun itu hanyalah imajinasiku


By: sahabat gembala laut
Dalam hati yang menyatu
Tempat kita membuai
Biarkan sang waktu
Mengantarku kesana
Walau dalam sepi
Slalu ada rindu disini
Masih tentangmu
Sambutlah keinginan jiwa ini
Dengan sapa merdu
Serta belai lembut
Bebaskanku dari lelah rindu
Disaat wajah sujudku
Sejajar telapakku
Menyandarkan keningku
Di atas sajadah terbentang
Seluruh jiwa serta raga
Berserah & menghiba
Mengharap ridho & ampunanMU
Hamba yg hina & penuh noda
Berharap ampunanMU
Dekap diriku

Peluk erat seluruh jiwaku
Tuntun jiwa ini
Dalam jalan kebenaranMU
Tuk menggapai surgaMU
Ya ROBBY,,,,,,
Ku lihat langit malam ini
Betapa banyak bintang bertaburan
Ingin rasanya ku terbang
melayang Tuk menemuimu
hingga tak terasa malam tlah usai
Lebur kan segala kerinduanku
Dengan segudang rindumu
Hingga menjadi senyuman manis dibibirmu
Aq yang tlah larut dalam imajinasi cintamu
Takkan pernah usai ku memujamu
Bagai putri pelangi yang hadir Usai hujan
Berikan keindahan dalam kedamaian
Di pagi Ɣªήğ mendung dan dingin
Sedikit menusuk kenadi
Ku ingin melihat senyum kecilmu
Pelukan hangat dari rindu terhebatmu
Menyambangi jiwa yang sedang lusuh karna rindu
Diantara salju kerinduanku terpaku
Pada satu bayang wajahmu
Memendam rasa karna waktu
Bertegur walau lewat kata
Namun tidak jua membebaskanku

Karna ia sebuah rindu biarkanlah selamanya ku terpenjara dalam hati
Diantara jarak dan kejauhan batas,
Engkau terpaku disudut ruang waktu,
Menggetarkan antara hati dan jiwa,
Saat peluk erat mrangkul boneka kecil dariku,
Seakan engkau tunjukkn betapa rindu menggerogotimu,
Senyum kecilpun sesekali terukir dari wajah manismu,
Saat menatap foto mesra engkau dan aku,
Kutau itu derita dalam batinmu,
Karna saat yang sama ku juga merasakan itu,
Sayangku yakinkanlah dihatimu,

Bahwa engkaulah kisah terindahku,
Dimalam yang dingin dan sendiri
Rasakan jiwa yang meronta
Tak luput dari relungmu
Engkau yangg slalu Äϑä di benakku
Walau ku jauh namun slalu
Menemanimu dalam rasa
Kerinduan yang tak pernah usai
Kau bagai selumut hati dalam dinginku
Melengkapi setiap khayal-khayal ku
Biarkanlah engkau slalu Äϑä dalam hariku

Sebagai panorama penghias jiwaku
Dalam kejauhan waktu dan lokasi,
Ku tetap peluk erat bayangmu
Karna cintamu senantiasa mengalir dinadiku
Rindu senantia melumuri pikiranku

Walau tubuhku terombang ambing
Di ayun ombak lautan
Namun ku tetap ingat Qa♏u

Dan itu hanya Qa♏u

Jagalah separuh jiwaku
Yang tlah ku titipkan dihatimu
Tuk menemani dan menghangatkanmu
Dengan sejuta rindu yang Äϑä

Aq lah gembala laut
Yg senantiasa menyirami kasih
 Dan cinta dr kjauhanmu
Aku terdampar dalam keping-keping kerinduan,
Menantimu dalam getaran dawai,
Mengasingkanku dalam kesunyian cinta,
Ingin ku hempaskan seluruh rindu di pelukmu,
Namun engkau begitu jauh,
Tapi begitu dekat d relungku,
Singgah sana cinta masih berdiri kokoh tuk menantimu,
Walau masih jauh dari mimpiku,
Namun slalu dalam panjatan do'aku,
Mungkin lebih baik ku pergi dan menjauh darimu,
Karna ku rasakan tiada arti lagi hadir ku di sisimu,
Jika semua ini terus ku jalani akan sulit bagiku tuk menjauh darimu,
Maafkan lah jika semua ini ku lakukan,
Karna ku tau kan hanya jadi pengganggu dalam hidupmu,
Lanjutkanlah perjalananmu,
Raihlah masadepan dan impianmu,
Doaku kan slalu menyertaimu,
Biarkanlah ku sendiri bersama cinta tak bertuanku,
Hingga ku temui impian terindahku bersama sinar sang pemberi cinta,
Tidurlah pejamkan matamu,
Rasakan aq slalu dekat dan memelukmu,
Biarkan mimpimu terbang jauh,
Biarkan terus mencariku walau ku jauh namun slalu dekat,
Habiskan malammu bersama keindahan mimpi,
Tampa sejenakpun luput dari cintaku,
Tenangkan jiwamu dalam dekapan cintaku,
Sandarkan stiap lelah dan asamu dipundakku,
Agar ku dapat belaimu dengan sepenuh jiwa, dan bisikkan lagu cintaku,
usah kau lihat lagi wajah ayuku,
usah kau pandang lagi wajah cantikku,
usah kau tanya lagi sapa lembutku,
usah kau panggil lagi nama manjaku,
usah kau mimpi lagi tentangku,
usah kau kirim lagi coklat ulang tahunku,
usah kau panggil lagi sayang padaku,
itulah kata maniz terakhir darimu,
Sesaat malam datang hanyutkan dalam buaian sunyi,
Mengenangkan masa yg tlah usai,
Namun hanya menyisakan pilu diantara puing2 rindu,
Lambungkan pandangan pada bintang diangkasa,
Hapuskan kegelisahan bersama sapuan angin malam,
Tersenyum kecil diam dalam kesendirian bila ingat sipumu,
Salam rindu dari palung tersunyiku ,,

Sabtu, 16 Juni 2012

Hilangmu diantara bebatuan hati
Terdampar diatas kerikil-kerikil jiwa
Hingga aku benar-benar tlah usai
Dari kisah dalam hidupmu

Singkirkan ku dalam perihmu
Agar damai mendampingimu
Disaat tiada lagi perih sepertiku
Yang kan hancurkan cintamu

Aku kini benar-benar talah pergi
Tinggalkanmu dalam mimpi indah
Yang tak dapat ku buai jadi nyata
Maafkan lah sukma-sukma jiwa
Karna semua tiadalah inginku
Deru detik hatiku hanyalah menyisakan air mata,,,

Senin, 30 April 2012

Aq ingin.engkau lebih dekat & hadir dalam hidupku,
Memberimu hangat disetiap saatmu,
Menemani dalam kesendirianmu,
Memelukmu dalam kerinduanmu,
Aq senantiasa dalam kasih & rindu dalam jiwamu,
Yakinkanlah jiwaku bahwa engkau wanita terakhir dalam hidupku,
Sebagai jawaban kesendirian dalam perjalananku,
Salam & peluk hangatku sebagai penyapamu di awal hari,
Pagi maniz,,,,,
Jauh terlihat cahaya kecil sang bintang,
Tapi tidak untuk senyummu,
Saat mentaripun datang ia takkan hilang,
Namun kan slalu abadi dihatiku,
Kan menghiasi stiap pana pandanganku,
Mengukir warna warni nan indah dilembaran ceritaku,
Dari kejuahan denganmu,
Aku,rindu & cintaku slalu Äϑä dihatimu,
Menemani & menjagamu walau hanya dengan do`a ku,

By: fadly
Saat mataku terpejam,
Bayangmu menjelma,
Jantungku berdetak,
Nadiku memanggil,
Aku dalam kegelisahan
Menantimu dalam rindu
Menunggumu dalam waktu
Tirakat-tirakat hati mulai hadir
Membayang dalam irama kata
Menyusun rasa penuh indah
Bersama bunga cinta yg memekar,
Seakan air hujanpun makin memberi sejuta arti.
Aq terdampar pada sebuah rindu,
Mengambang dengan bayang-bayangmu,
Pesonakanku pada tatapmu,
Tenggelamkanku dalam beningnya bola matamu,
Biarkanlah ku bina istana cinta,
Dalam lubuk hatiku,
Agar suatu saat engkau kan nyaman didalamnya,
Kan ku tabur benih bunga di taman kecilnya,
Agar saat berbunga nanti kan menebar harum hingga menyentuhmu,
Rasakan bahwa cinta slalu mekar buatmu,
Cinta,,
Mengapa kau mengagungkan,
Hadirmu bagai pelangi dalam hidupku,
Mengisi kekosongan disetiap rongga cintaku,
Melenakanku dalam lamunan tentangmu,
Tau kah engkau aq merindumu dsetiap detak jantungku,
Menyapamu dsetiap gerak tubuhku,
Menyayangmu hingga kesanubarimu,
Jadikan engkau permaisuri dalam istana hatiku,
Dengarkanlah aq,,dalam rindu ku ukir harapan baru dibenakku,
ªķΰ bersimpu dipelukmu dengan linangan air mata,
Mengecup jemarimu menghanyutkanku pada segala salah &» dosa ku padamu dalam sengaja maupun tidak,
Aq malu pada diriku juga sang RABB andai engkau tak pernah menyirami maafmu di atas tubuh berdosaku,
Senantiasa kupanjatkan serta ku lantunkan agung-agung doa diseluruh roh & jiwa untukmu,
Agar senantiasa sang RABB menganugrahimu dengan segala yg terbaik,serta umur berkah
Menyayangmu seperti engkau menumpahkan segala kasih sayangmu ke pada kami,
Bunda biarkan rindu2 kami snantiasa menemanimu dari kejauhan.
Tegarlah,
Tegakkan kepalamu,
Ukir senyum di wajahmu,
Jangan biarkan hatimu sedih & layu,
Andai ia pergi & tinggalkanmu,
Masih Äϑä aku juga mereka yg sangat menyanyangmu,
Hapus air matamu,
Hari esok adalah lebih baik dr hari kemarin,
Biarkan semua kenangan habis tergilas waktu,
Sambutlah esok yg cerah,
yg penuh harapan baru,
Cerita baru juga kebahagian baru,
Insyaallah amiin
Hari ini ternampak mentari menyingsing dengan gagah,
Suasana alam terasa lebih megah,
Kicauan burung2 seakan menandakan hari yg indah,
Namun disudut rindu sang pelita yg menanti tak kunjung usai,
Ia hadir di tengah malam gulita,
Menyapa mengajak bercanda,
Riuh & dawai hatinya mengajakku tuk mengungkap rasa,
Aq terpesona dengan rasa yg engkau punya,
Namun keterbatasanmu seakan tak punya arti apa2,
Ku akui ku mmg rindu,suka,
Namun smw hanya setitik asa di ujung lara
Sayang,,,
Disini aq masih sepi tampamu,
Masih lemah tampa hangat pelukmu,
Masih menginginkan belai lembutmu,
Sendiri tampa kawan bicara,
Sepi tampa Äϑä yg tau,
Sunyi dalam rundung malam gulita,
Aq tau waktu tak berpihak terhadapku,
Terangpun tlah sirna di telan malam,
Di pantai penuh kerikil tajam kucoba langkahkan kaki,
Sesak jiwa seakan tak tertahan lagi,
Mengarungi pilu tak terhenti,

Sabtu, 25 Februari 2012

cantik

O,,,cantik,,,
Senyum manis bibirmu,
Lamunkanku dalam alunan syahdu,
Tataplah mataku berikan aq waktu,
Alirkanku cinta dalam sihir matamu,
Memeluk bayangmu hadirkan mimpiku,
Meniti bersama dalam mahligai cinta,
O,,,cantik,,
Jangan pernah kau ragu,
Dalam gema cintaku,
bila saat kan tiba,
Semua kan berpadu,
Berdua dalam istana cinta

aq melamun

Terindah,,
Saat tatapku tertuju padamu,
Tebarkan pesona,
Dari senyum manismu,
Hipnotis jiwaku dengan tatapmu,
Aq melamun,,,
Jabat lah aq,,
Saat sapa menutur,,
Kenalkanku,,
Pada jiwa indahmu,,
Memang terindah,
Saat bibirmu ucapkan kata,
Aku merindu,,
Dari jauh,,

keping-keping rindu

Aku terdampar dalam keping-keping kerinduan,
Menantimu dalam getaran dawai,
Mengasingkanku dalam kesunyian cinta,
Ingin ku hempaskan seluruh rindu di pelukmu,
Namun engkau begitu jauh,
Tapi begitu dekat d relungku,
Singgah sana cinta masih berdiri kokoh tuk menantimu,
Walau masih jauh dr mimpiku,
Namun slalu dalam panjatan do'aku,

lukaimu

Ku tau pilu dihatimu,
Air matamu jatuh dipipi,
Menahan semua ini
Bunga cinta yg tlah kembang dihati,
Mekar tanpa ªķΰ petik,

Air mataku jatuh kedalam,
Kutelan bagai duri,
Tak sempat ucapkan kata,
Karna memang ku tak mampu,

Maafkan kasih,
Maafkan sayang,

Sungguh bila engkau tau,
Mungkin engkaupun tak mampu,
Bebani hati,
Saratkan jiwa,
Gilas ku dalam kisah ini,,,

larut

Cinta,,,
Kau membakarku dalam kisah,
Labuhkanku dalam maya rasa,
Hampakanku dalam kejauhan,
Larutkan dalam rindu tak terbatas,
Aku bagai tungku tampa api,
Bagai bumi tak berarti tampa penghuni,
Sunyikan malam bintang tampa cahaya,
Disini aku bersama rindu,cinta &» doa,
Menyongsong hidup penuh liku,

virus mu

Saat kupandang,ku lihat juga ku tatap,
Engkau begitu hadir & nyata,
Menusuk masuk & membius hatiku,
Dengan serum dahsyat tlah engkau suntikkan,
Menyebar keseluruh nadi,
bercampur dengan darahku,
Hingga ku tak dapat sadarkan jiwa dari hayalku,
Sikapmu yg malu tapi mau & tundukkan wajahmu saat kupandang,
Namun takpernah ungkapkan katamu,
sungguh semua mempesonakan yg hadirkan sejuta tanya dibenakku

tak menentu

Lihatlah aq ,
Dalam dunia cintamu,
Aq terdampar dalam dataran tandus jiwamu,
Tenggelam jauh dalam lautan kasihmu,
Terhempas dalam karang rindumu,
Terbakar dalam bara asmaramu,
Itu sekejap saja kau lakukan dengan sedikit senyummu serta sapa lembutmu,
Hingga kinipun aq tiada menentu,
Tuk lalui hari-hari ku,

lebih baik pergi

Mungkin lebih baik ku pergi &» menjauh darimu,
Karna ku rasakan tiada arti lagi hadir ku di sisimu,
Jika semua ini trs ku jalani akan sulit bagiku tuk menjauh darimu,
Maafkan lah jika semua ini ku lakukan,
Karna ku tau kan hanya jadi pengganggu dlm hidupmu,
Lanjutkanlah perjalananmu,
Raihlah masadepan &» impianmu,
Doaku kan slalu menyertaimu,
Biarkanlah ku sendiri bersama cinta tak bertuanku,
Hingga ku temui impian terindahku bersama sinar sang pemberi cinta,

tinggalkanmu

Sudut batinku masih terukir jelas namamu saat ku harus pergi &» tinggalkanmu,
Biarkan rasa kan terbang jauh,
Jangan biarkan jiwamu lelah menangis,
Dalam hatiku hanya satu,
Sampaikapanpun kan slalu Äϑä hingga hari tiada bernentari,
Kan ku kurung rindu di sudut gelap jiwaku,
Ku gantungkan khayalku di ranting yg tinggi,
Agar mentari esok pagi memberi sedikit hangat walau kutau hari kan mendung,
Aku hanya bisa berdoa semoga kau slalu terjaga,,

pejamkan matamu

Tidurlah pejamkan matamu,
Rasakan aq slalu dekat &» memelukmu,
Birkan mimpimu terbang jauh,
Biarkan terus mencariku walau ku jauh namun slalu dekat,
Habiskan malammu bersama keindahan mimpi,
Tampa sejenakpun luput dari cintaku,
Tenangkan jiwamu dalam dekapan cintaku,
Sandarkan stiap lelah &» asamu dipundakku,
Agar ku dapat belaimu dengan sepenuh jiwa, &» bisikkan lagu cintaku,

lirih sahabat

Pergilah kasih jika smw ini menjadi bebanmu,
Maafkanlah jika selama jiwamu menyayangku tak dapat ku artikan dalam hidupku,
Jangan biarkan menjadi beban tak tertahan oleh hatimu,
Maafkan jika niat baikku tak membebaskanku tuk menggapainya,
Karna kujuga takkan pernah tau kemana ku kan pergi tuk mengakhiri perjalananku,

By: Lirih sahabat

Minggu, 22 Januari 2012

Disudut malam q coba mengunci bayangmu,,
agar slalu dalam pandanganq,,
fahamilah kisah tentang hatiku,,
agar q tenang bersama bayangmu,,
jauh sudah,,
q mengarungi jiwamu,,
hingga mimpi-mimpi pun terukir banyak tentangmu,,
nyatakn lah sayang,,
wujutkan kisah ini,,
jangan pernah rapuh dan ragu tentang cinta,,
yang slalu ada dalam hatimu,,
yakinkan jiwamu atas cinta q,,
agar kau tenang,,
bersama cinta yang kita miliki,,,

syukurku

Alhamdulillah wa syukurillah,,
sujudku,,
syukurku,,
adalah pengabdian terbesar dari sanubari terdalam untuk MU,
Hingga saat ini q masih berdiri tegar d jalanMU,
q ingin hariq lebih lama mengarungi indahnya duniaMU,
menggali lebih bayak lagi ridhoMU,
menimbun lebih besar lagi amal ibadah q,
Tetapkan lah iman dalam diriq,
Berikanlah petunjuk dalam setiap langkahq serta kemudahan dalam duniaMU,
ya rabb izinkanlah setiap permohonanq melaju tinggi hingga menenbus langit & terhampar d plukanMU,
AMIIN,,,

ya rabb

wahai penguasa jagad,
pemilik alam raya,
diatas kbesaran & ke agunganMU enkau ciptakn ksempurnaan bg ummat mu,
alam yg kaya ini engkau ciptakn utk kami,
diantara kbahagiaan antara kami engkau berikn kepedihn diantara hati kami,
engkau dtgkan bencana & balamu,
yg menimpa sbahian saudara2 kami,,
maka lapangkanlh setiap sudut kesempitan d antara kami,
berikanlh kekuatn bagi saudara kami yg tertimpa musibahmu,
akhirilah luka kami dengan kebahagian & rahmat serta anugrahmu,
gantilah setiap kepedihan menjadi keceriaan d wajah para saudara2 kami,
karna hanya padamu ya RABB tempat kami berserah,
hanya kepadamulah tempat kami memohon,,
ya RABB,,,ya Rabb,,,ya RABB,,,
kabulkanlah setiap doa kebaikan d antara ummatMU,,,

serpihan hati

Aq masih berhari-hari disini
Bersama puing-puing rindu tak bertuan
Masih dalam penantian tuk kisah baru
Melalui serpihan-serpihan hamparan hati
Yg tlah berserakan bersama pemergianmu
Namun aq akan tetap berjalan
Menelusuri jauhnya perjalanan ini
Tuk sekedar mencari jiwa & kisah baru
Yg mampu tuk bentangkan sayap-sayap kecil q
Hingga q mampu tuk terbang bersama
Menelusuri masa depan yg penuh cinta

maafku

Maafkan jika kata melukai disaat rindu masih membara di hati,
Aq hanyalah sebuah dendang tak pasti berirama,
Mengalun dalam perjalanan tertatih walau langkah tertusuk duri,
Namun ku coba tuk beri senyum walau sedikit pudar,
Namun ia tetap memerah bagai senja berhias pelangi,
Sungguh semua bagai dalam mimpi yg berbuah harap walau tak pasti,
Namun bagai mentari di esok hari walau pergi pasti kan kembali,,,

bayang tak bermaya

Maafkan jika aq terhimpit masa & waktu
Yg slalu menyita masa buat mu
Q hanya bayang-bayang tak bermaya
Yg terbiasa kelam dalam gulita rasa
Berdiri tegak di atas khayalan duniaku
Senantiasa dalam senyum kecil diwajahmu
Perihku,penatku bagai himpitan memenjarakanku
Sendiri dalam bayang rindu tampa lirih
Merenungkan aq dalam cahaya senja
Hilangkanlah rasa gundah & lelahmu
Tuk sedikit senyum merona di wajahmu,

memujaMU

Aq bukanlah penghuni syurga yg pantas tuk miliki hatimu,
ªķΰ hanya manusia biasa yg berlumur dosa,
Berharap ampunan di sepanjang hidupku,
Yg setiap saat memohon &» bersujud dihadapNYA,
MemujaNYA pun tak pernah luput dr stiap detak jantungku &» sepanjang aliran darahku,
Yªª» rabbana,,,,robbana,,,robbanaaa,,,,

pas kaca

Mencari arti hidup ini,
Selama detak waktu masih ada,
Menjalani penuh kisah,
Meski terkadang memilukan,
Namun ku tau semua hanya cobaan semata,
Kan kubiarkan sang waktu menuntunku,
Tuk sebuah kenyataan mimpi malamku,
Hingga lelahpun menggilas,
Kan ku persembahkan sekuntum mawar berwarna merah,
Tuk menghiasi pas kacamu,,

sendiri dalam perih

Disaat jiwaku terhempas,
Aq tlah sendiri dalam perih ini,
Membayangkan kisah antara kita,
Memang sangat berbeda,
Reduppun kian menyiksa,
Menyepikan aq dalam kesunyian,
Hanya bayangan mu yg Äϑä,
Hadir &» mengingatkan tentang jiwa,
Tak satu katapun dapat qu ucap,
Disaat engkau kan tinggalkanku,
Namun memang semua salahku,
Melukai jiwa2 yg menyangku,

tidurlah

Tidurlah,,
Agar malam membuaikanmu mimpi indah,
Menrbangkanmu menggapai bintang-bintang,
Menggodamu dengan sinar bulan sabit,
Agar senyum menghias wajahmu,
Berharap sang azan menderu mengisartkan,
Agar sujud meminta ampun kepada tuhanmu,
Menanamkan pada jiwamu bahwa takkan pergi jauh dari rindu jiwamu,

malam sepi

Aq terbaring di tengah malam yg sepi,
Ɣªήğ Äϑä hanya cahaya sang rembulan yg mulai memudar,
Terhalang oleh awan2 tipis,
Namun sosok &» senyum itu tetap hadir walau berteman cahaya,
Semakin larut semakin dingin,
Kurasakan menusuk di nadi,
Namun qu tetap menanti walau sipatmu Ɣªήğ malu mengikat mu dalam cengkraman diammu,

sebelum lena

Bagai hujan yg turun malam ini,
ªķΰ ingin senyum kecil diwajahmu kan menyejukkan jiwaku,
Sesaat sebelum malam melenakanku dalam kesunyian tak berbayang,
Aku ingin menyapamu meski lewat bait2 lusuhku,
Agar Äϑä damaii dalam pesona jiwa,
Hingga nanti esok menyapa ªķΰ ingin engkau tetap dalam lingkaran khayalku,
Tuk sekedar warnai hariku,
&» lukis skema rindu2 tak bertuan ku,

pintamu

Aq berjalan diantara duri-duri kecil yang tajam,
Saat engkau coba tuk hilang dariku,
Meronta jiwa membakar lara,
Aq bagai terbuang bagai tiada guna,
Gaung malam pun seakan menakutkan jiwa,
Di saat cinta tlah tiada,
Bermandi airmata berlumur derita,
Saat engkau meminta tuk kembali,
Namun semua tlah usai,
Tak mungkin dapat ku ulang lagi,
>>Lirih seorang sahabat<<

rindu hampa

Rindu,,,
Mengapa kau menghampakan aq,
Sedang jiwa masih membara,
ªķΰ sadari ku hanya punya cinta,
Andai semua rasaku cukup tuk taklukkanmu,
Mungkin dunia kan senantiasa dmai,
Bagai pelangi indah menampakkan warnanya di senja itu,
Ku kan senantiasa datang tuk menyapamu.
Walau sedetik dalam hidupmu namun seribu tahun dalam rasaku,

pahami

Dalam sebuah cinta mengalir rasa yg berbahasa indah,
Didalam bahasa indah menghadirkan sebuah rindu,
Dalam rindu tersimpan sebuah gejolak jiwa,
Dalam gejolak jiwa melahirkan sebuah cinta,
Didalam cinta ada beban rasa yg merobah diri,
Yg terkadang membuatmu senyum,nangis,bahagia juga sedih,
Segalanya adalah sebuah kewajaran yg patut disyukuri,
Pahamilah andai semua tidak terjadi padamu!

himpitan rindu

Haruskah ku terhimpit dalam ruang waktu,
Jeratku dalam belenggu angan dijiwa,
Hempaskan mimpi dalam malam syahdu,
Biarkan banyang slalu menghampiri aq,
Resahkan jiwa kala kau menjauh,
Sisakan kejenuhan bila tampa senyummu,
Biarkan kecup ku layangkan bersama rindu,
Pecahkan kegelisahan rindumu,

kenang malam

Sesaat malam datang hanyutkan dalam buaian sunyi,
Mengenangkan masa yg tlah usai,
Namun hanya menyisakan pilu diantara puing-puing rindu,
Lambungkan pandangan pada bintang diangkasa,
Hapuskan kegelisahan bersama sapuan angin malam,
Tersenyum kecil diam dalam kesendirian bila ingat sipumu,
Salam rindu dari palung tersunyiku ,,,