selamat datang

TERIMAKASIH UDAH BERKUNJUNG

Rabu, 29 Agustus 2012

Aq,Qa♏u dan imajinasiku
Terkadang hadir bagai mengusik
Mengingatkanku akan sapamu
Merindukanku saat jauh
Dalam dilema engkau slalu Äϑä
Bagai gaungan dalam hati tuk menyapamu
Menenangkanku dengan suaramu
Lepaskan beban, ukir senyuman
Walau sekedar dalam kebetulan
Namun itu hanyalah imajinasiku


By: sahabat gembala laut
Dalam hati yang menyatu
Tempat kita membuai
Biarkan sang waktu
Mengantarku kesana
Walau dalam sepi
Slalu ada rindu disini
Masih tentangmu
Sambutlah keinginan jiwa ini
Dengan sapa merdu
Serta belai lembut
Bebaskanku dari lelah rindu
Disaat wajah sujudku
Sejajar telapakku
Menyandarkan keningku
Di atas sajadah terbentang
Seluruh jiwa serta raga
Berserah & menghiba
Mengharap ridho & ampunanMU
Hamba yg hina & penuh noda
Berharap ampunanMU
Dekap diriku

Peluk erat seluruh jiwaku
Tuntun jiwa ini
Dalam jalan kebenaranMU
Tuk menggapai surgaMU
Ya ROBBY,,,,,,
Ku lihat langit malam ini
Betapa banyak bintang bertaburan
Ingin rasanya ku terbang
melayang Tuk menemuimu
hingga tak terasa malam tlah usai
Lebur kan segala kerinduanku
Dengan segudang rindumu
Hingga menjadi senyuman manis dibibirmu
Aq yang tlah larut dalam imajinasi cintamu
Takkan pernah usai ku memujamu
Bagai putri pelangi yang hadir Usai hujan
Berikan keindahan dalam kedamaian
Di pagi Ɣªήğ mendung dan dingin
Sedikit menusuk kenadi
Ku ingin melihat senyum kecilmu
Pelukan hangat dari rindu terhebatmu
Menyambangi jiwa yang sedang lusuh karna rindu
Diantara salju kerinduanku terpaku
Pada satu bayang wajahmu
Memendam rasa karna waktu
Bertegur walau lewat kata
Namun tidak jua membebaskanku

Karna ia sebuah rindu biarkanlah selamanya ku terpenjara dalam hati
Diantara jarak dan kejauhan batas,
Engkau terpaku disudut ruang waktu,
Menggetarkan antara hati dan jiwa,
Saat peluk erat mrangkul boneka kecil dariku,
Seakan engkau tunjukkn betapa rindu menggerogotimu,
Senyum kecilpun sesekali terukir dari wajah manismu,
Saat menatap foto mesra engkau dan aku,
Kutau itu derita dalam batinmu,
Karna saat yang sama ku juga merasakan itu,
Sayangku yakinkanlah dihatimu,

Bahwa engkaulah kisah terindahku,
Dimalam yang dingin dan sendiri
Rasakan jiwa yang meronta
Tak luput dari relungmu
Engkau yangg slalu Äϑä di benakku
Walau ku jauh namun slalu
Menemanimu dalam rasa
Kerinduan yang tak pernah usai
Kau bagai selumut hati dalam dinginku
Melengkapi setiap khayal-khayal ku
Biarkanlah engkau slalu Äϑä dalam hariku

Sebagai panorama penghias jiwaku
Dalam kejauhan waktu dan lokasi,
Ku tetap peluk erat bayangmu
Karna cintamu senantiasa mengalir dinadiku
Rindu senantia melumuri pikiranku

Walau tubuhku terombang ambing
Di ayun ombak lautan
Namun ku tetap ingat Qa♏u

Dan itu hanya Qa♏u

Jagalah separuh jiwaku
Yang tlah ku titipkan dihatimu
Tuk menemani dan menghangatkanmu
Dengan sejuta rindu yang Äϑä

Aq lah gembala laut
Yg senantiasa menyirami kasih
 Dan cinta dr kjauhanmu
Aku terdampar dalam keping-keping kerinduan,
Menantimu dalam getaran dawai,
Mengasingkanku dalam kesunyian cinta,
Ingin ku hempaskan seluruh rindu di pelukmu,
Namun engkau begitu jauh,
Tapi begitu dekat d relungku,
Singgah sana cinta masih berdiri kokoh tuk menantimu,
Walau masih jauh dari mimpiku,
Namun slalu dalam panjatan do'aku,
Mungkin lebih baik ku pergi dan menjauh darimu,
Karna ku rasakan tiada arti lagi hadir ku di sisimu,
Jika semua ini terus ku jalani akan sulit bagiku tuk menjauh darimu,
Maafkan lah jika semua ini ku lakukan,
Karna ku tau kan hanya jadi pengganggu dalam hidupmu,
Lanjutkanlah perjalananmu,
Raihlah masadepan dan impianmu,
Doaku kan slalu menyertaimu,
Biarkanlah ku sendiri bersama cinta tak bertuanku,
Hingga ku temui impian terindahku bersama sinar sang pemberi cinta,
Tidurlah pejamkan matamu,
Rasakan aq slalu dekat dan memelukmu,
Biarkan mimpimu terbang jauh,
Biarkan terus mencariku walau ku jauh namun slalu dekat,
Habiskan malammu bersama keindahan mimpi,
Tampa sejenakpun luput dari cintaku,
Tenangkan jiwamu dalam dekapan cintaku,
Sandarkan stiap lelah dan asamu dipundakku,
Agar ku dapat belaimu dengan sepenuh jiwa, dan bisikkan lagu cintaku,
usah kau lihat lagi wajah ayuku,
usah kau pandang lagi wajah cantikku,
usah kau tanya lagi sapa lembutku,
usah kau panggil lagi nama manjaku,
usah kau mimpi lagi tentangku,
usah kau kirim lagi coklat ulang tahunku,
usah kau panggil lagi sayang padaku,
itulah kata maniz terakhir darimu,
Sesaat malam datang hanyutkan dalam buaian sunyi,
Mengenangkan masa yg tlah usai,
Namun hanya menyisakan pilu diantara puing2 rindu,
Lambungkan pandangan pada bintang diangkasa,
Hapuskan kegelisahan bersama sapuan angin malam,
Tersenyum kecil diam dalam kesendirian bila ingat sipumu,
Salam rindu dari palung tersunyiku ,,